It`s My Second Home,, Happy Surfing! n_n

Prikitiw,,!!!

Interaksi Antara Manusia dan Komputer (IMK) dalam film I Robot


I robot merupakan film yang ditayangkan pada tahun 2004. Menurut berita yang saya baca,  film yang ber”genre” fiksi ilmiah ini mendapat sambutan yang hangat dikalangan pecinta film. Ini dikarenakan para penonton sudah bisa dimanjakan dengan adanya efek visual yang sudah lumayan bagus. Sedikit informasi saja, film ini disutradarai oleh Alex Proyas, seorang sutradara  yang namanya sudah tidak asing lagi dikalangan orang-orang “Hollywood”. Namun dibalik itu semua, nama Will Smith lah yang seakan akan melambungkan film ini. Dia menjadi bintang utama pada film yang berdurasi kurang lebih 115 menit ini.

Film ini menceritakan tentang kemajuan teknologi dan interaksi antara manusia dengan komputer pada tahun 2035. Pada tahun tersebut bisa dilihat adanya suatu perkembangan teknologi komputerisasi yang sangat pesat. Selain adanya robot, terdapat beberapa contoh lain yang dapat menggambarkan perkembangan teknologi tersebut. Diantaranya adalah penggunaan kendaraan pribadi yang bebas polusi dan dapat dikendalikan secara otomatis, penggunaan alat-alat elektronik yang bisa di operasikan hanya dengan menggunakan perintah suara, adanya penggunaan VR (virtual reality) tingkat lanjut, dan yang paling mengagumkan dari itu semua adalah adanya kehadiran superkomputer VIKI (Virtual Interactive Kinetic Intelligence) yang dapat mengendalikan semua perangkat yang tersambung kedalam dirinya, dan hal ini pula yang manjadi cikal bakal bencana yang terjadi dalam film ini.

Sedikit penjelasan mengenai VR. Virtual reality (VR) atau realitas maya adalah teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer (computer-simulated environment), suatu lingkungan sebenarnya yang ditiru atau benar-benar suatu lingkungan yang hanya ada dalam imaginasi. Lingkungan realitas maya terkini umumnya menyajikan pengalaman visual, yang ditampilkan pada sebuah layar komputer atau melalui sebuah penampil stereokopik, tapi beberapa simulasi mengikutsertakan tambahan informasi hasil pengindraan, seperti suara melalui speaker atau headphone. (sumber mikipedia.org)

Dalam film I Robot penggunaan VR dapat dilihat ketika salah satu pemeran film tersebut dalam hal ini Ditektif Del Spooner (Will Smith) mendapat pesan kematian dari Dr. Alfred Lanning (James Cromwell). Pesan tersebut direkam dalam sebuah alat dan ketika alat tersebut diaktifkan keluar sosok Dr. Alfred Lanning dalam bentuk virtual. Yang lebih hebatnya lagi, sosok virtual ini dibuat dan diprogram agar dapat menjawab pertanyaan, akan tetapi dengan pertanyaan yang terbatas.

Akan tetapi, ada satu hal yang menurut saya kurang bisa diterima oleh akal dan nalar manusia. Yaitu dengan adanya keberadaan sosok robot bernama sonny. Robot ini diciptakan oleh Dr. Alfred Lanning dilengkapi dengan otak dan hati. Sehingga robot tersebut dapat berfikir dan mempunyai perasaan layaknya seorang manusia biasa. Hal ini bisa dikatakan manusia ingin menyamai penciptaan dari yang maha kuasa. Dan dalam agama yang saya anut dan percayai, hal tersebut tidak diperbolehkan.

Kembali kepada pokok permasalahan, jika dilihat dari sisi IMK (interaksi antara komputer dan manusia). Dalam film ini kemajuan teknologi komputerisasi tersebut sudah menunjukkan adanya pengaruh positif bagi kelangsungan hidup manusia (kecuali dengan keberadaan VIKI). Manusia menjadi lebih mudah mengerjakan suatu pekerjaannya, tidak hanya pekerjaan yang bersifat materi, bahkan untuk pekerjaan rumah tangga pun manusia menjadi lebih terbantu.

Dalam film ini terdapat hukum yang mengatur suatu robot dalam berinteraksi dengan manusia, dan hal ini lah yang menjadi dasar acuan IMK pada film tersebut. Hukum-hukum tersebut antara lain :

  1. A robot may not injure a human being or, through inaction, allow a human being to come to harm. (Robot tidak boleh melukai manusia atau, melalui kelambanan, memungkinkan manusia masuk dalam keadaan bahaya).
  2. A robot must obey any orders given to it by human beings, except where such orders would conflict with the First Law. (Robot harus mematuhi setiap perintah yang diberikan kepadanya oleh manusia, kecuali perintah tersebut akan bertentangan dengan Hukum Pertama).
  3. A robot must protect its own existence as long as such protection does not conflict with the First or Second Law. (Robot harus melindungi keberadaannya sendiri selama perlindungan tersebut tidak bertentangan dengan Hukum Pertama atau Kedua).

(sumber wikipedia.org)

Dengan adanya hukum diatas, interaksi yang terjadi antara manusia dan perkembangan komputerisasi dalam hal ini robot pada film “I Robot” dapat dikendalikan. Pengendalian tersebut menyebabkan terjalinnya hubungan yang harmonis antara manusia dan robot.

About these ads

September 30, 2010 - Posted by | umum

4 Comments »

  1. owh begetoh ya jang,,,,,,
    saya baru tau,,,,

    Comment by Mamen | September 30, 2010 | Reply

    • itu hanya pendapat saya saja.. ^_^

      Comment by Gai Black | October 1, 2010 | Reply

  2. Interupsi..
    Holiwood ma Hollywood emang beda ya?? :)

    Comment by me9ume9u | October 1, 2010 | Reply

    • ahahaha.. iya salah.. wkwkwk
      ntar d ganti.. khikhi

      Comment by Gai Black | October 1, 2010 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: