It`s My Second Home,, Happy Surfing! n_n

Prikitiw,,!!!

Konflik Organisasi yang Meresahkan Masyarakat di Bumi Pertiwi


Okey, now let`s talk about “our government and their illness”. Mungkin kata-kata tersebut pantas diberikan untuk menggambarkan bagaimana pemerintahan di Indonesia sekarang ini. Adil atau tidak adil, suka atau tidak suka, terima atau tidak terima inilah konsekuensi kita sebagai seorang penghuni biasa di bumi pertiwi, tanah airku Indonesia.

Masih terngiang dalam pikiran kita atau bahkan sangat teringat jelas, salah satu peristiwa dimana pemerintahan kita diuji kepemimpinannya. Kepemimpinan yang diberikan dan dipercayakan oleh seluruh warga. Dimana pemerintah menghadapi konflik terumit dalam dan antar organisasi kenegaraan serta perorangan. Organisasi-organisasi ini bernama “KPK” , “KEPOLISIAN”, “Pengusaha” (perorangan) serta Pemerintahan itu sendiri..

Konflik ini berawal ketika ditemukannya bukti rekaman dua orang, yaitu seorang pengusaha dan seorang mantan petinggi kejaksaan agung. Mereka diduga merencanakan dan merangkai suatu kronologi suap yang ditujukan kepada petinggi-petinggi KPK. Kasus ini sangat rumit, bukan karena kasusnya susah dipecahkan, akan tetapi tidak adanya kesigapan pemerintah dalam mengatasi permasalah tersebut.

Nama-nama seperti Anggodo, Anggoro, Bibit, Chandra, Bambang Hendarso, Adnam Buyung, dan lain-lain, mereka adalah nama-nama yang berada di balik kasus yang rumit ini. Selain itu mereka juga merupakan orang-orang yang disorot dan sering tampil di media cetak dan televisi saat ini. Bukan disorot karena prestasi mereka, akan tetapi percerkcokan diantara mereka yang membuat mereka disorot media.

Dalam mengatasi hal ini, Presiden memberikan Solusi dengan membentuk suatu Tim Independen yang berada langsung dibawah pengawasan Presiden, merekalah yang disebut sebagai Tim 8. Sebuah tim dengan kumpulan orang-orang terpilih, yang tugasnya mencari fakta dan kebenaran dari kasus tersebut.

Solusi ini dinilai sebagai solusi terbaik oleh presiden dalam menangani kasus ini. Namun pada kenyataannya, non sense tidak ada artinya sama sekali. Malahan keadilan di negeri tercinta ini seperti sedang diombang ambing.

Setelah sekian lama diam tanpa kata, bertapa di istana, presiden akhirnya angkat bicara. Beliau mengeluarkan suatu keputusan, keputusan yang bisa disebut sebagai final battle antara semuanya. Akan tetapi, semua orang kecewa akan keputusan tersebut, karena keputusan ini lah yang menyebabkan pemerintahan dianggap tidak beres mengatasi kasus ini.

Itulah gambaran yang terjadi saat ini di bumi pertiwi. Gambaran mengenai sebuah konflik, solusi, dan keputusan yang pada akhirnya mengecewakan kita semua. Dari sini timbul pertanyaan besar, Mau dibawa kemana bumi pertiwi yang kita cintai ini?? Kapan keadilan bisa ditegakkan? Seorang pencuri semangka yang hanya mengambil 1 buah saja dipenjarakan bertaun-taun, sedangkan koruptor-koruptor gila yang memakan uang rakyat ratusan juta bahkan triliyunan masih bisa berkeliaran.

November 27, 2009 - Posted by | umum

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: