It`s My Second Home,, Happy Surfing! n_n

Prikitiw,,!!!

Kartu Debit Berbasis Chip Dalam Menanggulangi Pembobolan Atm


Pejabat Sementara (Pjs.) Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution menegaskan, pihak­nya belum mewajibkan peng­gunaan kartu debit berbasis chip bagi perbankan nasional.

“Penggunaan kartu debit da­]am Peraturan Bank Indonesia (PBI) belum ads dan kartu de­bit tidak diwajibkan, hanya kar­tu kredit,” kata Darmin, ketika ditemui seusai salat Jumat, di Gedung BI, Jln. M.H. Thamrin, Jakarta Pusat.

Sejak 1 Januari 2010 lalu, BI telah memberlakukan peratur­an penggunaan kartu chip un­tuk kartu kredit. Namun, kartu debit belum diwajibkan dan bergantung pada masing-masing bank. lmplementasinya kan bergantung banknya ma­sing-masing. Terus diberi tahu oleh BI agar mereka mempersiapkan, kalau tidak jalan, nanti BI yang akan mengaturnya.

Berkaitan dengan pembobol­an ini, BI kemarin memanggil direksi bank BUMN yang ter­gabung dalam Himpunan Bank-bank Negara (Himbara). Dal am pertemuan tersebut di­bicarakan berbagai hal, antara lain upaya mengamankan na­sabah dari ulah kejahatan ter­sebut.

Seusai pertemuan, Direktur Pengawasan Bank III BI Erwin Rianto mengatakan, penggu­naan kartu magnetik pada kar­tu ATM mengandung banyak kelemahan. Oleh karena itu, se­cara bertahap akan dilakukan penggantian ke kartu jenis chip seperti yang sudah dilakukan pada kartu kredit.

“Kartu dengan magnetic stripe ada kelemahannya, nanti bertahap larinya (berganti) ke yang mengandung chip,” ucap­nya, Jumat sore.

Erwin mengakui, pengada­an kartu berbasis chip tersebut akan memakan biaya lebih ma­hal dibandingkan dengan kar­tu jenis magnetik. “Tetapi lari­nya ke sisi cost-nya karena chip lebih mahal,” katanya.

Wakil Direktur BCA Jahja Se­tiaatmadja juga mengatakan hal yang sama. Kartu jenis chip ter­sebut di beberapa negara ma­sih belum berlaku banyak se­hingga dibutuhkan kartu de­ngan dua fungsi.

“Pengamanan yang lebih ba­ik dengan penggunaan chip. Te­tapi setahu saga, chip itu eng­gak bisa digunakan di luar ne­geri. Seperti Hong Kong, Aus­tralia itu masih pakai magne­tik. Harus kartu yang double function. Tetapi kalau itu, ber­arti magnetik masih bisajalan,” kata Jahja.

Secara terpisah, Menteri Ba­dan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar mengancam akan memberikan tindakan tegas terhadap orang dalam yang terbukti ikut terli­bat dalam pembobolan uang nasabah.

“Tidak ada ampun, akan di­tindak tegas, keda sama dengan orang dalam itu warning be­tul,”ujar mantan Dirut Bulog ini.

Ia juga mengingatkan penge­Iola bank BUMN yang menjadi korban pembobolan rekening agar semakin meningkatkan ke­waspadaan. la mengaku sudah berkomunikasi dengan Direk­si Bank Rakyat Indonesia (BRI) terkait dengan pembobolan re­kening itu. Namun, ia mengaku belum ada laporan khusus ter­kait dengan kasus tersebut.

la meminta agar tindakan kriminalitas tersebut segera di­tindaklanjuti dan dihentikan. “Banyakjuga bank swasta yang terlibat. Yang namanya krimi­nalitas barns distop, mudah­mudahan tidak ada kaftan de­ngan pihak dalam, investigasi intensif dilakukan,” katanya.

January 27, 2010 - Posted by | umum

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: