It`s My Second Home,, Happy Surfing! n_n

Prikitiw,,!!!

MASA DEPAN INDONESIA TANPA KORUPSI


Indonesia tanpa korupsi?

Wow.
Pastinya Indonesia bakal lebih maju daripada sekarang. Jauh lebih maju. Pasti.

Kenapa?

Karena jika masyarakat tidak ada yang korupsi, berarti masyarakat Indonesia pada jujur semua.

Kalau masyarakat Indonesia pada jujur-jujur semua, berarti iman masyarakat Indonesia kuat-kuat, yang berarti juga masyarakat Indonesia pinter menggunakan ilmunya di jalan yang benar.
Kalau masyarakat Indonesia imannya kuat & pinter-pinter berarti kualitas pendidikan di Indonesia bagus. Kalau kualitas pendidikan di Indonesia bagus, berarti kondisi ekonomi Indonesia bagus juga dong. Karena untuk penyediaan fasilitas pendidikan, mencetak guru-guru yang berkualitas, pasti uangnya tidak sedikit.

Nah kalo ekonomi di Indonesia bagus, rakyat juga seharusnya makmur.

Tapi kenyataannya?

Rakyat kurang makmur, pendidikan yang kualitasnya rendah, kondisi iman dan taqwa masyarakat masih rendah, ekonomi yang . . . tidak usah dipertanyakan lagi lah, dan tak semua pemerintah jujur-jujur, rakyatnya juga tidak semua jujur.

Korupsi.

Sebenernya korupsi itu apa sih?

Kata korupsi berasal daru kata corruptio (latin), dari kata kerja corrumpere yang bermakna busuk. rusak, atau mudah disuap. Harfiahnya, korupsi adalah perilaku seseorang yang menyalahgunakan kekuasaan yang dimilikinya untuk memperkaya dirinya sendiri.

Dari sudut pandang hukum, tindak pidana korupsi secara garis besar mencakup unsur-unsur sebagai berikut:

  • perbuatan melawan hukum;
  • penyalahgunaan kewenangan, kesempatan, atau sarana;
  • memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi;
  • merugikan keuangan negara atau perekonomian negara;

Selain itu terdapat beberapa jenis tindak pidana korupsi yang lain, di antaranya:

  • memberi atau menerima hadiah atau janji (penyuapan);
  • penggelapan dalam jabatan;
  • pemerasan dalam jabatan;
  • ikut serta dalam pengadaan (bagi pegawai negeri/penyelenggara negara);
  • menerima gratifikasi (bagi pegawai negeri/penyelenggara negara).

Melihat Indonesia sekarang ini, mewujudkan Indonesia tanpa korupsi nampaknya adalah hal yang mustahil.

Seperti yang sudah kita ketahui betul bahwa korupsi di Indonesia itu sudah “mendarah daging”. Dan seramnya lagi, para ahli mengatakan bahwa korupsi di Indonesia sudah membudaya bahkan sejak zaman kerajaan.

Sampai hari ini, kata korupsi sudah tidak aneh lagi di telinga kita. Pejabat-pejabat yang ditangkap karena kasus korupsi sudah bukan berita yang asing lagi.
Tapi menurut penulis, korupsi itu bukan hanya pejabat, dan bukan hanya masalah uang.

Seperti yang sering terjadi di lingkungan sekitar penulis,
“Mah, minta uang dong untuk bayar praktikum 500 ribu,” padahal total biaya praktikum hanya 300 ribu.

Atau yang lain lagi, “Anak-anak, meskipun masih ada waktu setengah jam lagi, mari kita sudahi perkuliahan ini,” Korupsi waktu sering dilakukan oleh guru jika sedang malas mengajar. Meskipun tidak satupun siswa yang protes, termasuk penulis. J  Padahal itu adalah hak kita untuk mendapat pengajaran.

Atau yang sering terjadi di pasar, terdapat pedagang yang mencurangi timbangannya supaya mendapat untung yang lebih.

Malah lebih parah, korupsi bahan-bahan konstruksi bangunan. Yang seharusnya perbandingan semennya 1:3, supaya untung diubah jadi 1:8. Yang seharusnya tiang pondasi digali hingga kedalaman 10 meter, hanya digali 5 meter. Yang seharusnya 2 ton aspal untuk 2 kilometer jalan, supaya untung 2 ton aspal itu digunakan untuk 5 kilometer jalan.
Jadi tidak heran jikalau jalan-jalan cepat rusak, bangunan-bangunan digoyang gempa sedikit saja jadi ambruk.

Kalau saja korupsi di Indonesia tidak ada, bisa diberantas tuntas hingga ke akar-akarnya, hal-hal seperti itu mungkin dakti akan terjadi.

Dari mana kita harus mulai? Perbaikan moral? Tentunya sebelum itu pendidikan harus berkualitas agar outputnya juga berkualitas. Tapi untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas harus ditunjang oleh perekonomian negara yang baik. Tapi perekonomian negara kapan akan maju jika pemerintahnya banyak yang melakukan korupsi? Lagi-lagi kembali ke masalah moral.

Yah, lingkaran memang tidak punya titik awal dan akhir.

Kita jangan cuma berharap saja Indonesia bebas korupsi. Kita, sebagai manusia yang berpendidikan juga harus berusaha memberantas korupsi mulai dari diri kita sendiri.

Ingat kata Aa Gym, 3M :

1. Mulai dari diri sendiri

2. Mulai dari hal-hal kecil, dan

3. Mulai dari saat ini

Jadi marilah kita wujudnya Indonesia bebas korupsi. Mulai tanamkan kejujuran pada diri sendiri.

Sumber:

http://id.wikipedia.org/wiki/Korupsi

http://www.baladika.info

October 9, 2010 - Posted by | umum

2 Comments »

  1. ijin share ,thanks

    Comment by zaenal | December 22, 2010 | Reply

    • ok..😀

      Comment by Gai Black | December 23, 2010 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: