It`s My Second Home,, Happy Surfing! n_n

Prikitiw,,!!!

Six Keys To Being Excellent At Anything


Banyak yang bisa diharapkan ketika seseorang menggapai sebuah tujuan dalam hidup. Akan tetapi, harapan-harapan tersebut bisa saja menjadi suatu hal yang bisa membuat diri seseorang tersebut menjadi “down” atau terpuruk mana kala dia tidak bisa mempersiapkan semua hal yang bisa terjadi. Baik itu ketika dia mendapatkan harapan yang diinginkiannya atau bahkan sama sekali tidak mendapatkannya.

Kita bisa ambil contoh, misalnya seseorang menjalani masa pendidikan selama belasan tahun sampai dia mendapatkan gelar yang diinginkannya. Dia menjalani masa pendidikannya dengan sabar dan penuh semangat. Ketika dia mendapatkan gelar yang diinginkan, semua kerja kerasnya selama dia menempuh jalur pendidikan tersebut terbayar sudah. Akan tetapi, kepuasan akan mendapatkan sebuah gelar tidak akan bertahan lama mana kala dia tidak bisa menjalani kehidupannya dengan menerapkan keilmuaan yang dia dapat selama dia menjalani proses pendidikan tersebut.

Keadaan tersebut sangat miris sekali dan menjengkelkan. Tanpa kita sadari, mungkin saja kita semua akan mengalaminya. Lalu adakah cara yang bisa tempuh agar kita tidak mengalami hal tersebut? Jawabannya “Ya, tentu saja ada”. Banyak sekali saran dan cara yang bisa kita jalani untuk mengatasinya. Semua saran dan cara tersebut bisa di ringkas dalam “enam kunci utama untuk menjadi yang terbaik dalam hal apapun” (Six Keys To Being Excellent At Anything). Keenam kunci utama itu antara lain :

1. Pursue what you love

Hal ini behubungan dengan passion (hasrat yang menggebu, semangat, dll). Passion merupakan salah satu motivator hebat. Dengan adanya passion, semua kegiatan atau pekerjaan yang kita lakukan akan dilaksanakan dengan penuh semangat.

2. Do the hardest work first

Masih ingat dengan peribahasa”berakit-rakit kehulu berenang-renang ketepian, bersakit-sakit dahulu senang kemudian”? Peribaha yang menjadi warisan dari nenek moyang kita ini berhubungan sekali dengan kunci kedua yang sedang kita bicarakan. Kita selalu terpaku akan hal-hal yang mudah, dan melupakan hal yang tersulit di depan. Alangkah baiknya dari sekarang kita coba lakukan pekerjaan yang susah terlebih dahulu, dengan melakukan hal tersebut setidaknya kemampuan akan daya tahan kita akan bertambah.

3. Practice intensely

Lakukanlah istirahat dikala sedang mengerjakan pekerjaan. Istirahat ini dianjurkan dilakukan setiap 1 – 1,5 jam sekali. Lakukanlah hal tersebut agar kita tidak terlalu lelah dalam mengerjakan sebuah pekerjaan.

4. Seek expert help

“malu bertanya sesat di jalan”. Inilah peribahasa yang mencerminkan poin ke empat. Dalam menggapai suatu tujuan tertentu jangan pernah malas dalam bertanya, hal ini bisa memudahkan dalam pencapaian tujuan tersebut.

5. Take regular renewal breaks

Poin ke lima ini sangat berkaitan erat dengan poin ke tiga. Ambillah waktu sejenak untuk sekedar menyegarkan fikiran. Jika rutinitas pekerjaan anda selalu ada di depan komputer, anda bisa lakukan kegiatan refreshing ke tempat-tempat yang berunsur hijau, misalnya taman kota.

6. Ritualize practice

Poin ke enam atau terakhir ini berhubungan dengan salah satu dari tiga motivasi yang ada, yaitu motivasi spiritual. Motivasi ini menganut bahwa semua yang kita lakukan adalah berdasarkan atau karena tujuan ibadah kepada yang maha kuasa.

 

December 28, 2010 - Posted by | umum

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: